BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS »

Senin, 24 Mei 2010

pendidikan agama islam

A.Pengertian iman kepada kitab-kitab allah

Menurut penertian bahasa,kata kitab artinya buku,surah kiriman.dan hukum (peraturan).sedangkan kata iman artinya percaya.dari dua penertian itu secara terminologi,iman kepada kitab-kitab allah dapat diartikan sebagai mempecayai atau meyakini bahwa allah swt telah menurunkan kitab-kitab nya kepada para rasul nya agar kitab –kitabnya itu dijadikan sebagai pedoman.adapun kitab-kitab allah yang diwahyukan alquran kepada nabi muhamad saw adalah:1.taurat yang diturunkan kepada nabi musa a.s
2.zabur diturunkan pada nabi daud a.s
3.injil kepada nabi isa.as

B.PERAWATAN ZENAZAH

1.Memandikan zenazah
Sebelum zenazah seorang muslim/muslimat dikafani dan disalatkan,terlebih dahulu zenazah dimandikan sesuai dengan cara –cara yang telah dicontohkan ole rasullah saw.syarat-syaratzenazah wajib dimandikan adalah:a).zenazah itu orang islam
b).didapati tubuhnya walaupun sedikit
c).bukan mati syahid (mati dalam peperangan untuk membela agama islam)


C.Khotbah jumat dan dakwah
Syarat-syarat dua khotbah jumat
Adapun syarat dua khotbah jumat adalah sebagai berikut:
1.khatib hendaknya suci dari hadas dan najis,serta tertutup auratnya
2.khotbah dilaksanakan sesudah matahari tergelincir
3.ketika khotbah,khatib hendaknya duduk diantara dua khotbah
4.khotbah diucapkan dengan suara yang keras,supaya terdengar oleh jamaah jumat
5.berturut-turut (tertib) baik dalam rukun-rukunya maupun antara khotbah pertama dan khotbah kedua.

Menyusun teks dakwah
Menentukan tujuan dakwah :misalnya:agar para pendengar dakwah mengetahui tentang pengertian iman,ilmu dan amal dan hubungan antara ketiganya dan menerapkanya dalam kehidupan sehari-hari.
Menetapkan judul dakwah dengan mengacu kepada tujuanya misalnya:iman ilmu dan amal
Menentukan uraian materi ,bahasa yang akan digunaka ,dan cara penyampain
1.hubungan antara ilmu dan iman kewajiban beramal dengan ilmu nilai manusia tergantung iman dan amal
2.kewajiban beramal dengan ilmu
3.nilai manusia tergantung iman dan amal

penjaskes

sejarah sepak bola indonesia PSSISejarah Sepak Bola Indonesia menjadi keinginan banyak pihak untuk dibakukan sehingga publik mendapatkan informasi yang jelas, utuh, dan ilmiah. Kalau sejarah kerajaan besar di Nusantara saja dapat teridentifikasi, tapi mengapa sepak bola Indoonesia tidak juga ada kejelasan? Sayang sampai sekarang hal ini masih menjadi misteri yang tak terungkapkan.
Untuk memaparkan dan mengungkapkan sejarah Sepak Bola Indonesia di shalimow.com dilakukan dengan pencarian dengan mesin pencarianpun tak kunjung mendapat sajian informasi yang memadai. Demikian juga dengan menelusurinya melalui pustaka, mulai dari took buku sampai toko buku bekas di kawasan Senin, Jakarta tak kunjung jua mendapatkan informasi penting juga.
Sempat terfikir oleh aku bahwa jangan-jangan memang belum ada satupun dokumen yang validitasnya kuat yang mengungkap Sejarah Sepak Bola Indonesia. Atau paling tidak hasil penelitian sejarah mengenai Sejarah Sepak Bola Indonesia oleh para sejarahwan, dst. Dan ketika menuliskan artikel ini saya semakin yakin akan dugaan bahwa Sejarah lahirnya Sepak Bola Indonesia memang belum ada.
Kesulitan yang pasti terjadi adalah tidak ditemukanya dokumen sejarah seperti lazimnya peninggalan purbakala yang berupa candi, tulisan di daun lontar, alat-alat, dll. Mungkin juga karena olahraga sepakbola dianggap sebagai aktifitas sosial yang kurang penting sehingga tidak terdokumentasikan dengan baik oleh nenek moyang kita. Agak berbeda dengan beberapa peninggalan sejarah Romawi dan Eropa ynag menemukan akan aktifitas sepak bola.
Hal yang sama juga terjadi pada pencarian mengenai sejarah munculnya olahraga sepak bola dimuka bumi ini yang masih juga mengundang perdebatan. Beberapa dokumen sejarah dunia menjelaskan bahwa sepak bola lahir sejak masa Romawi, sebagian lagi menjelaskan sepak bola berasal dari negeri Tiongkok, dst.
Disisi lain Bill Muray, seorang sejarahwan sepak bola, dalam bukunya The World Game: A History of Soccer, menjelaskan bahwa permainan sepak bola sudah dikenal sejak awal Masehi, masyarakat Mesir Kuno sudah mengenal teknik membawa dan menendang bola yang terbuat dari buntalan kain linen.
Menurut pendapat saya benang kusut tentang sejarah sepakbola Indonesia bisa mulai diurai dengan meneliti dokumen sejarah Indonesia yang ada di negeri Belanda. Menurut analisa saya sejarah olahraga sepakbola ini diawali oleh pendatang dari luar negeri, bukan dari Indonesia asli. Jadi beberapa kemungkinannya adalah:

1. Para pedagang dari negeri Tiongkok sekitar abad 7 M yang mulai masuk wilayah nusantara khususnya diwilayah kerajaan Sriwijaya. Seperti diketahui permainan masyarakat Cina abad ke-2 sampai dengan ke-3 SM sudah mengenal olah raga sejenis sepak bola yang dikenal dengan sebutan “tsu chu “.
2. Dibawa masuk ke Indonesia oleh para pedagang dari negeri Belanda, kalau mereka awal masuknya ke Indonesia sekitar tahun 1602 M maka sepakbola lahir dari perkembangan aktifitas dagang mereka di Indonesia.

Kedua kemungkinan lahirnya sejarah sepakbola diatas dapat menjadi kebenaran atau pula menjadi kesalahan, namun tidak ada yang boleh menjustifikasi kedua hal tersebut kecuali atas dasar fakta sejarah yang kuat. Disinilah letaknya urgensi dilakukanya penelusuran sejarah sepak bola nasional Indonesia.
Kita semua berharap pemerintah melalui kementrian pemuda dan olahraga dapat juga memperhatikan akan hal ini sehingga sejarah olahraga nasional tidak kehilangan obor. Beberapa seminar sejarah atau penelitian tentang hal ini mungkin sangat urgen untuk dilakukan sehingga memberikan beberapa titik awal kejelasan sejarah lahirnya sepakbola nasional.

Senin, 10 Mei 2010

PKN (hubungan internasional)

PKN (hubungan internasional)

Hubungan Internasional, adalah cabang dari ilmu politik, merupakan suatu studi tentang persoalan-persoalan luar negeri dan isu-isu global di antara negara-negara dalam sistem internasional, termasuk peran negara-negara, organisasi-organisasi antarpemerintah, organisasi-organisasi nonpemerintah atau lembaga swadaya masyarakat, dan perusahaan-perusahaan multinasional.Hubungan Internasional adalah suatu bidang akademis dan kebijakan publik dan dapat bersifat positif atau normatif karena berusaha menganalisis serta merumuskan kebijakan luar negeri negara-negara tertentu.

Selain ilmu politik, Hubungan Internasional menggunakan pelbagai bidang ilmu seperti ekonomi, sejarah, hukum, filsafat, geografi, sosiologi, antropologi, psikologi, studi-studi budaya dalam kajian-kajiannya.HI mencakup rentang isu yang luas, dari globalisasi dan dampak-dampaknya terhadap masyarakat-masyarakat dan kedaulatan negara sampai kelestrarian ekologis, proliferasi nuklir, nasionalisme, perkembangan ekonomi, terorisme, kejahatan yang terorganisasi, keselamatan umat manusia, dan hak-hak asasi manusia

Senin, 19 April 2010

rumus matematika...

rumus bangun ruang

(DIMENSI TIGA)



Rumus Kubus

- Volume : Sisi pertama dikali sisi kedua dikali sisi ketiga (S pangkat 3)



Rumus Balok

- Volume : Panjang dikali lebar dikali tinggi (p x l x t)



Rumus Bola

- Volume : phi dikali jari-jari dikali tinggi pangkat tiga kali 4/3 (4/3 x phi x r x t x t x t)

- Luas : phi dikali jari-jari kuadrat dikali empat (4 x phi x r x r)



Rumus Limas Segi Empat

- Volume : Panjang dikali lebar dikali tinggi dibagi tiga (p x l x t x 1/3)

- Luas : ((p + l) t) + (p x l)



Rumus Tabung

- Volume : phi dikali jari-jari dikali jari-jari dikali tinggi (phi x r2 x t)

- Luas : (phi x r x 2) x (t x r)



Rumus Kerucut

- Volume : phi dikali jari-jari dikali jari-jari dikali tinggi dibagi tiga (phi x r2 x t x 1/3)

- Luas : (phi x r) x (S x r)

- S : Sisi miring kerucut dari alas ke puncak (bukan tingi)



Rumus Prisma Segitiga Siku-siku

- Volume : alas segitiga kali tinggi segitiga kali tinggi prisma bagi dua (as x ts x tp x



rumus bangun datar

(DIMENSI DUA)



Rumus Bujur Sangkar

Bujur sangkar adalah bangun datar yang memiliki empat buah sisi sama panjang

- Keliling : Panjang salah satu sisi dikali 4 (4S) (AB + BC + CD + DA)

- Luas : Sisi dikali sisi (S x S)



Rumus Persegi Panjang

- Keliling : Panjang tambah lebar kali 2 ((p+l)x2) (AB + BC + CD + DA)

- Luas : Panjang dikali lebar (pl)



Rumus Segitiga

- Keliling : Sisi pertama + sisi kedua + sisi ketiga (AB + BC + CA)

- Luas : Panjang alas dikali pangjang tinggi dibagi dua (a x t / 2)



Rumus Lingkaran

- Keliling : diameter dikali phi (d x phi) atau phi dikali 2 jari-jari (phi x (r + r)

- Luas : phi dikali jari-jari dikali jari-jari (phi x r x r)

- phi = 22/7 = 3,14



Rumus Jajar Genjang atau Jajaran Genjang

- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)

- Luas : alas dikali tinggi (a x t)



Rumus Belah Ketupat

- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)

- Luas : alas dikali panjang diagonal dibagi 2 (a x diagonal / 2)

- Diagonal : Garis tengah dua sisi berlawanan



Rumus Trapesium

- Keliling : Penjumlahan dari keempat sisi yang ada (AB + BC + CD + DA)

- Luas : Jumlah sisi sejajar dikali tinggi dibagi 2 ((AB + CD) / 2)

1).HUKUM PASCAL :
Hukum ini dikemukakan oleh Blaise Pascal. Deskripsinya sederhana : Tekanan yang diberikan dari luar kepada zat cair dalam keadaan tertutup besarnya sama dan menuju ke satu arah. Secara teoritis, rumusnya adalah :
F1/A1 = F2/A2
Dimana F adalah besar tekanan yang diberikan kepada alas A. Untuk F satuannya harus Newton dan A harus Meter persegi. Hati-hati, kalau pada soal diberikan satuan cmpersegi, harus diubah ke meter persegi.
Penerapannya adalah pada dongkrak hidrolik yang ada di bengkel itu lho, yang gunanya untuk menaikkan mobil bila ada kerusakan di bagian bawahnya. Yang kedua adalah pompa air.

2).HUKUM ARCHIMEDES :
Hukum ini dikemukakan oleh Archimedes tentunya, yang ketemu secara tiba-tiba saat beliau mandi. Setelah ketemu, malah meneriakkan 'Eureka! (Saya telah menemukannya!) sambil berlari dijalanan sambil telanjang.....
Bunyi hukumnya adalah : Bila ada benda ber-massa yang dicelupkan di dalam air, akan mendapatkan tekanan keatas yang sama dengan besar massa air yang ditumpahkan. Dengan cara ini, Archimedes bisa mengetahui apakah mahkota Raja Hiero II sungguh-sungguh terbuat dari emas murni atau tidak. Rumusnya adalah :
Fa = p(rho) x g x V
Dimana : Fa = tekanan ke atas (sat. Newton)
p = massa jenis cairan
g = gaya gravitasi bumi
V = volum yang tercelup.

Penerapannya yang sederhana adalah ketika Anda renang : kalau tenggelam pasti akan terangkat ke atas kan? Itulah hukum Archimedes. Sementara yang lain adalah kapal selam, juga ada kendaraan amfibi, dll.

3).HUKUM BOYLE:
Seperti biasa, yang menemukan adalah Robert Boyle. Bunyinya yang terutama adalah : Bila berat jenis gas adalah konstan, maka hasil kali antara tekanan dan massanya (massa biasa, bukan massa jenis) adalah konstan pula, dengan artian sama. Maka dari hal diatas dapat di simpulkan rumus seperti ini :
P1 x V1 = P2 x V2
Dimana : P1 = tekanan awal
P2 = tekanan akhir
V1 = volume awal
V2 = volume akhir
Penerapannya yang paling sederhana adalah pompa ban sepeda dan mobil. itu menerapkan hukum boyle. Yang lain juga ada, misalnya katup gas pada industri gas dan PLTU. Begitulah kira-kira. Baca selengkapnya ISWANDI blogs.......
Diposkan oleh 15-ON3-D di 06:51 0 komentar

rumus-rumus pelajaran

Rumus Kimia ;

LARUTAN ASAM – BASA , LARUTAN PENYANGGA & HIDROLISIS GARAM

I. ASAM
Asam kuat Asam lemah

Asam kuat : HCl, HBr, HI, H2SO4, HNO3, HClO4
Asam lemah : HCN, H2CO3, CH3COOH, HCOOH
Keterangan :
H+ = Banyaknya ion H+
Ma = Molaritas asam
Ka = Konstanta ionisasi asam
α = derajat ionisasi asam
II. BASA
Basa kuat Basa lemah

Basa kuat : NaOH, KOH, Ca(OH)2, Ba(OH)2, Sr(OH)2
Basa lemah : NH4OH

Rumus Fisika ;

FLUIDA
Fluida Tak Bergerak

.

Archimedes : Gaya ke atas yang bekerja pada benda besarnya sama dengan jumlah (berat) zat cair yang dipindahkan.


Kapilaritas

Fluida Bergerak (Bernoully)


ρ = massa jenis
m = massa
v = volume
A = luas permukaan
P = daya tekan
h = ketinggian dari dasar
Q = Debit
ρrelatif = massa jenis relatif

Rumus Matematika ;

Rumus statistika

Statistika
Data tunggal:
Mean =
Median = nilai tengah
Modus = nilai yg paling sering muncul

Data kelompok:
Mean =
Median =
Modus =
Kuartil =







Simpangan:
Rataan kuartil =
Rataan tiga kuartil =
Jangkauan (range) = x maks – x min
Jangkauan antar kuartil (hamparan) = Q3 – Q1
Jangkauan semi antar kuartil (simpangan kuartil):
SK =
Simpangan rata-rata =
Simpangan baku = SB =
Ragam = R = S2

Senin, 29 Maret 2010

pemanasan global

Email Artikel ini ke Teman Anda


"Panas banget ya hari ini!” Seringkah Anda mendengar pernyataan tersebut terlontar dari orang-orang di sekitar Anda ataupun dari diri Anda sendiri? Anda tidak salah, data-data yang ada memang menunjukkan planet bumi terus mengalami peningkatan suhu yang mengkhawatirkan dari tahun ke tahun. Selain makin panasnya cuaca di sekitar kita, Anda tentu juga menyadari makin banyaknya bencana alam dan fenomena-fenomena alam yang cenderung semakin tidak terkendali belakangan ini. Mulai dari banjir, puting beliung, semburan gas, hingga curah hujan yang tidak menentu dari tahun ke tahun. Sadarilah bahwa semua ini adalah tanda-tanda alam yang menunjukkan bahwa planet kita tercinta ini sedang mengalami proses kerusakan yang menuju pada kehancuran! Hal ini terkait langsung dengan isu global yang belakangan ini makin marak dibicarakan oleh masyarakat dunia yaitu Global Warming (Pemanasan Global). Apakah pemanasan global itu? Secara singkat pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi. Pertanyaannya adalah: mengapa suhu permukaan bumi bisa meningkat?

Penyebab Pemanasan Global

Penelitian yang telah dilakukan para ahli selama beberapa dekade terakhir ini menunjukkan bahwa ternyata makin panasnya planet bumi terkait langsung dengan gas-gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktifitas manusia. Khusus untuk mengawasi sebab dan dampak yang dihasilkan oleh pemanasan global, Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) membentuk sebuah kelompok peneliti yang disebut dengan International Panel on Climate Change (IPCC). Setiap beberapa tahun sekali, ribuan ahli dan peneliti-peneliti terbaik dunia yang tergabung dalam IPCC mengadakan pertemuan untuk mendiskusikan penemuan-penemuan terbaru yang berhubungan dengan pemanasan global, dan membuat kesimpulan dari laporan dan penemuan- penemuan baru yang berhasil dikumpulkan, kemudian membuat persetujuan untuk solusi dari masalah tersebut . Salah satu hal pertama yang mereka temukan adalah bahwa beberapa jenis gas rumah kaca bertanggung jawab langsung terhadap pemanasan yang kita alami, dan manusialah kontributor terbesar dari terciptanya gas-gas rumah kaca tersebut. Kebanyakan dari gas rumah kaca ini dihasilkan oleh peternakan, pembakaran bahan bakar fosil pada kendaraan bermotor, pabrik-pabrik modern, peternakan, serta pembangkit tenaga listrik.

Apa itu Gas Rumah Kaca?

Atmosfer bumi terdiri dari bermacam-macam gas dengan fungsi yang berbeda-beda. Kelompok gas yang menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat dikenal dengan istilah “gas rumah kaca”. Disebut gas rumah kaca karena sistem kerja gas-gas tersebut di atmosfer bumi mirip dengan cara kerja rumah kaca yang berfungsi menahan panas matahari di dalamnya agar suhu di dalam rumah kaca tetap hangat, dengan begitu tanaman di dalamnya pun akan dapat tumbuh dengan baik karena memiliki panas matahari yang cukup. Planet kita pada dasarnya membutuhkan gas-gas tesebut untuk menjaga kehidupan di dalamnya. Tanpa keberadaan gas rumah kaca, bumi akan menjadi terlalu dingin untuk ditinggali karena tidak adanya lapisan yang mengisolasi panas matahari. Sebagai perbandingan, planet mars yang memiliki lapisan atmosfer tipis dan tidak memiliki efek rumah kaca memiliki temperatur rata-rata -32o Celcius.

Kontributor terbesar pemanasan global saat ini adalah Karbon Dioksida (CO2), metana (CH4) yang dihasilkan agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak), Nitrogen Oksida (NO) dari pupuk, dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2 juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer. Setiap gas rumah kaca memiliki efek pemanasan global yang berbedabeda. Beberapa gas menghasilkan efek pemanasan lebih parah dari CO2. Sebagai contoh sebuah molekul metana menghasilkan efek pemanasan 23 kali dari molekul CO2. Molekul NO bahkan menghasilkan efek pemanasan sampai 300 kali dari molekul CO2. Gas-gas lain seperti chlorofluorocarbons (CFC) ada yang menghasilkan efek pemanasan hingga ribuan kali dari CO2. Tetapi untungnya pemakaian CFC telah dilarang di banyak negara karena CFC telah lama dituding sebagai penyebab rusaknya lapisan ozon.



Apa Penyebab Utama Pemanasan Global?

Dalam laporan PBB (FAO) yang berjudul Livestock's Long Shadow: Enviromental Issues and Options (Dirilis bulan November 2006), PBB mencatat bahwa industri peternakan adalah penghasil emisi gas rumah kaca yang terbesar (18%), jumlah ini lebih banyak dari gabungan emisi gas rumah kaca seluruh transportasi di seluruh dunia (13%). Emisi gas rumah kaca industri peternakan meliputi 9 % karbon dioksida, 37% gas metana (efek pemanasannya 72 kali lebih kuat dari CO2), 65 % nitro oksida (efek pemanasan 296 kali lebih kuat dari CO2), serta 64% amonia penyebab hujan asam. Peternakan menyita 30% dari seluruh permukaan tanah kering di Bumi dan 33% dari area tanah yang subur dijadikan ladang untuk menanam pakan ternak. Peternakan juga penyebab dari 80% penggundulan Hutan Amazon.

Sedangkan laporan yang baru saja dirilis World Watch Institut menyatakan bahwa peternakan bertanggung jawab atas sedikitnya 51 persen dari pemanasan global.

Penulisnya, Dr. Robert Goodland, mantan penasihat utama bidang lingkungan untuk Bank Dunia, dan staf riset Bank Dunia Jeff Anhang, membuatnya berdasarkan “Bayangan Panjang Peternakan”, laporan yang diterbitkan pada tahun 2006 oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO). Mereka menghitung bidang yang sebelumnya dan memperbarui hal lainnya, termasuk siklus hidup emisi produksi ikan yang diternakkan, CO2 dari pernapasan hewan, dan koreksi perhitungan sebenarnya yang menghasilkan lebih dari dua kali lipat jumlah hewan ternak yang dilaporkan di planet ini.

Emisi metana dari hewan ternak juga berperan sebesar 72 kali lebih dalam menyerap panas di atmosfer daripada CO2. Hal ini mewakili kenaikan yang lebih akurat dari perhitungan asli FAO dengan potensi pemanasan sebesar 23 kali. Meskipun demikian, para peneliti itu memberitahu bahwa perkiraan mereka adalah minimal, dan karena itu total emisi 51 persen masih konservatif.